Nagari Pariangan Desa Terindah Di Dunia
Nagari Pariaangan (IG : : laurrin_grecsitha)

Nagari Pariangan Desa Wisata Terindah Di Dunia

Diposting pada

VstIndonesia.com – Nagari Pariangan menjadi desa terindah di dunia dari Indonesia versi budget travel Amerika. Desa Pariangan di Minangkabau, Sumatera Barat menjadi salah satu destinasi desa wisata yang paling indah di dunia.

Tentunya Indonesia harus bangga dan bersyukur diberkahi dengan daya tarik keindahan alam yang luar biasa. Cukup menjaga dan memanfaatkannya seharusnya mudah untuk dilakukan.

Nagari Pariangan menjadi salah satu desa terindah di dunia versi budget travel bersama Wengen di Swiss, Shirakawa-go di Jepang, Eze di Perancis dan lainnya.

Lokasi Nagari Pariangan

Lokasi desa Nagari Pariangan berada di kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Propinsi Sumatera Barat. Lokasinya berada di lereng gunung Marapi dengan ketinggian 500-700 meter dari muka laut sehingga memiliki suasana yang sejuk dan indah.

Mencapai Desa Pariangan tersebut Anda bisa mencapainya dari padang dengan jarak sekitar 95 km. Anda juga bisa mencapainya dari Bukittinggi dengan jarak sekitar 35km. Dari Batusangkar sendiri jaraknya sekitar 15 kilometer.

Nagari Pariangan berada di antara kota Batusangkar dan Padang Panjang dengan luas kurang lebih 17.97 km persegi.

Di sisi jalan menuju lokasi desa Pariangan Anda akan ditemani oleh indahnya pemandangan hijau yang asri. Ada persawahan yang subur, pepohonan yang rimbun dan rumah khas Sumatera Barat yaitu rumah Gadang.

Walaupun terlihat Padat rumah Gadang terlihat rapi dengan penempatan yang disesuaikan dengann kontur tanah yang ada.

Setiap mata memandang akan dimanjakan dengan atap gonjong rumah Gadang yang terlihat tua namun masih apik dan khas dengan motif minang yang kental.

Sejarah Desa Nagari Pariangan

Lokasi Nagarai  pariangan
Kelokan jalan Nagari Pariangan (ig : mmcproduction)

Nagari Pariangan disebut juga Nagari Tuo Pariangan, yaitu desa paling tua yang menjadi cikal bakal rakyat Minangkabau.

Menurut sejarah cerita masyarakat sekitar, leluhur Minang berasal dari gunung Marapi. Dahulu sejarahnya puncak gunung Marapi masih datar berupa daratan yang dikelilingi air.

Saat air mulai surut, masyarakat mulai membangun perkampungan di wilayah tersebut.

Nagari sendiri adalah sebuah sistem pemerintahan khas di masyarakat Minangkabau. Kabarnya dahulu sebelum 1980 pemerintahan Nagari mirip dengan konsep polis pada masyarakat Yunani kuno yang otonom dan egaliter.

Saat itu belum ada sebutan desa namun disebut Nagari. Oleh karena itu lahirlah Nagari Pariangan.

Pada tahun 1981 lahir undang undang perubahan sistem peerintahan di tingkat bawah sehingga pemerintahan nagari diubah menjadi pemerintahan desa.

Pada tahun 1999 lahir undang undang otonomi daerah yang memberikan peluang bagi daerah untuk mengembangkan desanya masing.

Desa Pariangan pun mengambil kesempatan tersebut dan mengembalikan pemerintahan desa kemabli ke Nagari. Hingga saat ini sistem pemerintahan Nagari masih dipakai di Sumatera Barat.

Jika di lihat dari asal kata Nagari berasal dari bahasa sansekerta “Nagarom” yang berarti tanah air atau tanah kelahiran.

Nagari merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah, berwenang mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan adat istiadat yang dipercaya dan dihormati di Sumatera Barat.

Itulah sejarah singkat desa Pariangan, selanjutnya akan dibahas apa saja yang bisa dinikmati di desa wisata Nagari Pariangan.

Wisata Desa Nagari Pariangan

Untuk mencapai desa dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam jika Anda naik pesawat dan turun di bandara Internasional Minangkabau.

Untuk masuk desa Anda akan di turunkan depan gapura pintu masuk desa. Untuk menyusuri desa Anda lebih baik jalan kaki. Untuk itu siapkan stamina dan alas kaki yang nayaman.

Menuju desa wisata Pariangan Anda akan disuguhi oleh jalanan berkelok dengan pemandangan hijau yang asri. Rumah gadang dengan atap runcing yang tertata rapi siap memanjakan mata Anda.

Berikut beberapa objek yang bisa And temui di Nagari Pariangan.

Masjid Ishlah / Tuo

 Nagari Pariangan Tuo
Masjid Ishlah/tuo (ig : yosiannaliska)

Masjid Ishlah dibangun pada abad 19 dan menjadi bangunan tertua di Minangkabau. Masjid Ishlah dibangun oleh Syekh Burhanuddin seorang ulama terkenal di Minang.

Awalnya masjid ini dibangun di makam Panjang namun kemudian dipindah ke area dekat pemandian. Agar lebih dekat dengan masyarakat dan adat.

Yang menarik dari masjid Ishlah adalah arsitekturnya. Arsitekturnya menyerupai kuil-kuil di Tibet. Masjid hanya satu lantai karena jika diubah menjadi 2 lantai maka akan merubah sejarah.

Masjid sudah direnovasi sebanyak 3 kali yaitu 1920, 1985 dan 1994. Uniknya ada pancuran yang mengeluarkan air panas. Jadi Anda bisa berwudlu dengan air panas yang berasal dari gunung Marapi.

Sawah Gadang Satampang Baniah

Sawah Gadang Satampang Baniah menjadi sawah pertama yang dibuka oleh Datuk Tantajo Garhano sebagai leluhur masyarakat Minang yang kini dijadikan cagar budaya oleh masyarakat setempat. Sawah Gadang Satampang Baniah terletak diujung jalan utama desa.

Makam Datuk Tantajo Garhano

Makam Datuk Tantajo Garhano juga menjadi salah satu situs sejarah di desa Pariangan. Yang unik dari makam tersebut adalah lebar dan panjangnya berubah-ubah jika diukur.

Makam Datuk Tantajo Garhano kini ditumbuhi pepohonan sehingga lebih pantas disebut sebagai taman. Namun sebagai wilayah yang sakral maka pengunjung tidak bisa masuk seenaknya. Pengungjung hanya dapat melihat dari luar pagar.

Puncak Desa Nagari Pariangan

Wisata Nagari Pariangan
Sawah di Nagari Pariangan (Ig : fitriaulia_)

Buat Anda yang ingin mendapatkan foto-foto yang indah dengan background pemandangan, puncak desa bisa menjadi tempatnya.

Anda bisa jalan kaki jika suka pemandangan. Di atas Anda bisa menemukan tempat berfoto. Hamparan sawah, gunung dan eksotisme rumah gadang serta liukan jalan bisa jadi bidikan yang indah untuk lensa foto Anda.

Demikian beberapa spot indah di Nagari Pariangan.

Baca Juga :